Penggunaan Laptop/notebook sekarang ini merupakan suatu Kebutuhan. Akan tetapi ada banyak hal yang harus kita perhatikan jika kita memiliki sebuah Laptop/NB. Hal ini diperlukan untuk menjadikan Laptop/Notebook benar-benar bersahabat, tidak banyak masalah ketika digunakan.
Salah satunya adalah pembagian lokasi/tempat untuk menyimpan data (Partisi).
Apa Partisi itu?..., pertanyaan yang bagus sekali, sebelum melangkah kepada urutan 'mempartisi' sebuah drive, ada baiknya kita tahu dulu apa itu Partisi.
Partisi adalah memisahkan bagian dari disk fisik ke virtual drive yang lain. Ketika Anda membagi harddisk menjadi dua partisi, Anda sedang menciptakan sebuah disk yang terpisah dari sistem operasi Anda (seperti Windows), 1 drive diberlakukan sebagai drive yang berbeda, meskipun itu disk fisik yang sama.
Adakalanya ketika kita baru saja membeli sebuah Laptop/notebook baru, umumnya hanya memiliki sebuah partisi saja, yakni drive C. Lalu, bagaimana caranya jika kita ingin menambah partisi-nya? Biasanya partisi baru itu akan digunakan untuk menyimpan file data, sehingga terpisah dari file program. Tujuannya adalah ketika sistem operasi bermasalah dan harus si instal ulang, maka data-data kita tetap tersimpan dengan aman.
Biasanya untuk bisa melakukan partisi, maka kita harus menginstal software tertentu, seperti misalnya Partition Magic, Paragon atau Acronis, dll.
Namun, apabila Laptop/notebook anda menggunakan operating system Windows 7, anda tidak perlu menginstal program tambahan tersebut untuk melakukan partisi, cukup dengan menggunakan fitur Disk Management yang ada pada Computer Management
Lalu bagaimana caranya kita mempartisi tanpa bantuan software?, Well di sini saya akan uraikan cara/langkah mempartisi di Win7
Beginilah caranya:
1. Buka Windows Explorer
2. Lalu klik kanan pada “Computer”, dan klik “Manager”
3. Akan muncul jendela Computer Management, kemudian pilih “Storage” dan klik “Disk Management”
4. Agar bisa menambah partisi, maka anda harus mengecilkan ukuran partisi Drive C terlebih dulu, baru buat partisi baru. klik kanan pada Drive C lalu klik “Shrink Volume”
5.Disk Management akan melakukan query atas Drive C. Proses ini memerlukan beberapa saat, tergantung dari kapasitas drive C
6. Lalu akan muncul jendela Shrink C, masukkan besarnya partisi yang ingin dibuat. Misalnya partisi yang akan dibuat 10000. Maka masukkan pada bagian “Enter the amount of space to shrink in Mb”. Pastikan ukuran partisi yang akan dibuat tidak lebih besar kapasitas yang tercantum pada “Size of available shrink space in MB”.
7. Kemudian, harddisk akan terbelah menjadi dua dan muncul keterangan “Unallocated”
8. Selanjutnya format partisi baru tersebut. Klik kanan pada partisi (unallocated), lalu pilih "New Simple Volume”
9. Muncul jendela welcome, klik “Next”
10. Muncul jendela Specify Volume Size. Pada tahap ini anda bisa menentukan besarnya hard disk yang akan di format. Langsung klik saja “Next”.
11. Kemudian muncul jendela "Assign Driver Letter or Path". Tentukan huruf drive untuk partisi. Biarkan saja apa adaanya. Klik Next,
12. Lalu muncul jendela Format Partition. Pilih sistem file NTFS dan kasih juga label, lalu klik next,
13. Dan muncul halaman pengaturan yang telah kita buat. Pastikan semua pengaturan sudah benar sebelum klik “Finish”. Jika ada pengaturan yang salah klik “Back”,
Demikian langkah dari awal hingga ahir mempartisi HDD kita tanpa software di Win7, Setelah partisi selasai dibuat, coba cek Disk Management atau bisa juga lihat di Windows Explorer dan pastikan ada Drive baru disitu.
ara mempartisi ini sudah banyak yang tahu, tapi tidak ada salahnya sayapun berbagi pengalaman. Dan yang paling penting agar Laptop/Notebook kita benar-benar aman, pakailah Operation System yang Asli, bukan bajakan...he,
Selain OS yang asli, tdak banyak menggunakan aplikasi-aplikasi yang diragukan tingkat "kebersihannya"(apalagi softwarennya dapet donlot).
Saya ahiri dulu sharenya, mudah-mudaha bermafaat, saya yakin ada yang lebih tahu tental hal Partisi..., saya tunggu komentarnya buat masukan saya....
Salam....
























